Skip to main content

CONTOH CERPEN SINGKAT

Akibat Jatuh Cinta



   Sang surya sudah menunjukkan mukanya di ufuk timur. Nia juga sudah siap dengan seragam kebanggaannya. Hari ini memang hari minggu. Hari dimana biasanya ia beristirahat setelah enam hari belajar di sekolah. Akan tetapi, hari ini ia harus mengikuti try out di sebuah SMA dekat rumahnya. Wajarlah, ia sudah menginjak kelas sembilan. Kelas yang dianggap sebagai penentu kelulusannya. 
   
   Sampailah ia di SMA tempat try out diadakan. Langkahnya mantap. Ditambah dengan niatnya yang ingin mengukur sudah seberapa jauh kesiapannya menghadapi UN. Nia sanfat optimis akan mendapat juara pada kesempatan kali ini. Di tengah perjalanan menuju ke ruang tes, ia melihat ada seorang laki-laki yang tidak asing baginya. Ia pu  penasaran. Pangannya terus tertuju pada lelaki tersebut. Benar saja, anak tersebut adalah siswa SMP dari kecamatan lain yang juga pernah ia lihat pada lomba-lomba sebelumnya. Sangat tidak mengherankan memang melihat anak tersebut pada kesempatan kali ini. Sebemarnya, sudah lama Nia memendam rasa pada anak tersebut.

   Bel berbunyi, menandakan dimulainya waktu untuk mengerjakan soal. Ada yang aneh dari Nia. Ia tidak fokus mengerjakan soal-soal try out. Pikirannya hanya tertuju pada Tanto, lelaki yang ia lihat tadi. Waktu yang berharga ia habiskan begitu saja untuk melamun meikirkan Tanto. Silang indah--asal dalam mengisi soal--pun menjadi pilihan teknik yang ia gunakan hari ini. Yang ia inginkan hanyalah cepat keluar ruangan dan bertemu lagi dengan Tanto.

   Bel tanda selesai mengerjakan berbunyi. Tanpa pikir panjang, Nia langsung berjalan menuju ke setiap sudut SMA untuk mencari Tanto. Sayangnya, ia tidak berhasil menemukannya. Tak terasa, sekarang adalah waktunya pengumuman. Peringkat satu sampai tiga akan dipanggil nanya dan naik ke atas panggung untuk diberi hadiah. Nia sedih sekaligus terkejut. Namanya tidak dipanggil, tetapi Tanto dipanggil menjadi juara pertama. Nia pun menyesal atas perbuatannya tadi pagi yang hanya memikirkan Tanto. Padahal, niat awalnya bukanlah itu dan jika ia tadi berusaha menyelesaikan soalnya dengan baik, pasti dia sekarang sedang berada di atas panggung bersama Tanto.

Karya: ALIFIA RIZQY RAMADHANIA (Rizqy Al)

Comments

Popular posts from this blog

Masa Kuliah | Bagian Empat

Oiya, event yang aku ikuti tidak hanya DIS saja, tetapi juga ada beberapa event lain seperti DMF, Depa’s Infection, dan BKGN, yang alhamdulillah semuanya di-eksekusi pada topik 3 :)). Tidak hanya event saja yang memenuhi kepalaku di semester 1 ini. Aku juga dijejeli dengan berbagai kegiatan wajib kampus yang ‘katanya’, sih, merupakan rangkaian dari PPSMB fakultas (yang bahkan sampai saat ini jujur saja akumasih tidak menyukainya, haha). FGD atau forum group discussion namanya. Entah apa tujuannya yang jelas itu sangat membuang-buang waktu. Sedari awal aku jujur saja senang dan cenderung antusias ketika mendengar akan ada rangkaian PPSMB fakultas selanjutnya walaupun sedikit kesal kenapa harus dipadatkan di topik 3. padahal, di topik 1 dan 2 begitu banyaknya waktu luang sampai-sampai aku bingung harus melakukan apa. Akan tetapi, begitu kegiatan tesebut dimulai, aku masih tidak habis pikir, mengapa ditengah padatnya jadwal di fkg ini, masih saja ada pemikiran untuk membuat kegiatan ...

CONTOH TEKS DISKUSI SINGKAT

LARANGAN SISWA MEMBAWA SEPEDA MOTOR KE SEKOLAH             Sepeda motor sudah tidak asing lagi bagi semua masyarakat Indonesia. Bahkan, para remaja pun kini sudah terbiasa mengendarai sepeda motor. Jika ditelusuri lebih dalam sebenarnya banyak sekali dampak negatif penggunaan sepeda motor. Itulah sebabnya mengapa banyak sekolah yang mengeluarkan larangan bagi siswa.             Ada beberapa orang yang bertentangan pendapatnya dengan larangan tersebut. Mereka memiliki pendapat masing-masing. Antara lain, dengan siswa membawa sepeda motor ke sekolah, mereka tidak harus menunggu kendaraan umum untuk berangkat dan pulang. Dengan begitu, waktu yang mereka gunakan lebih singkat. Kemudian, siswa yang jarak tempuh antara rumah dan sekolahnya jauh lebih mudah menggunakan sepeda motor dibandingkan dengan harus menunggu kendaraan umum.       ...

BUPATI CUP

2 bulan lalu, tepatnya 28 maret 2015, adalah hari yang lumayan bersejarah. Kenapa?. Sekolahku, SMPN 1 Majenang, telah menemukan kembali tanggal lahirnya. Ya, tepat pada tanggal itu. Jadi, untuk memperingatinya, sekolah pun bikin suatu event yang cukup dapat membuat kenangan, karena emang itu event terbesar yang pernah dilakui sepanjang sejarah sekolahku ya. Grand Expo: Kreativitas Anak Bangsa tahun 2015. Dari judulnya aja udah keren kan-kayaknyasi-. Jadi, kenapa aku bilang itu hari yang bersejarah, ada beberapa alasan.  Pertama, disitu aku ditunjuk sebagai ketua panitia. Bukannya lagi sombong, jujur ngga enak banget. Pusing coeg. Bayangin aja, harus mimpin lebih dari 100 anak yang dapet tugas juga dari guru. Kami menamakan diri kami sebagai Panitia Expo. Jelas ya, namanya panitia pasti bakalan ikut berperan besar dalam jalannya kegiatan tersebut. Panitia ini sendiri ngga asal tunjuk. Mereka-mereka semua udah berpengalaman dalam bidang ini, organisasi. 100 anak itu ad...