Skip to main content

Masa SMA | Bagian Kedua



.
.
Aku sudah diterima sebagai calon mahasiswa di fakultas kedokteran gigi universitas gadjah mada melalui jalur snmptn. Barkallah walhamdulillah.
“enak, ya, udah ayem”
“hmm senengnnya tinggal liburan”
“kamu kok enak sih udah selo sekarang”

Ya, gak cuma satu atau dua orang yang bilang kaya gitu untuk kami, para penerima snmptn. Bahkan, terkadang aku sendiri pun juga berfikir seperti itu:’v. Maaf.
Susah. Sulit. Lelah. Letih. Hampir stress. Atau bahkan sudah?
Ya, itulah yang selama ini aku hadapi.

Singkat cerita, aku resmi diterima sebagai salah satu murid di SMAN 1 Yogyakarta. SMA Teladan di Yogyakarta, katanya. Seneng jangan? Ya, gimana? Jujur saja, aku memang selalu merasa ambis untuk mendapatkan sekolah yang menurutku ‘favorit’. Walaupun, saat SD dan SMP predikat favorit itu hanya berlaku di kecamatanku saja. Ya, aku tinggal di sebuah daerah yang cukup jauh dari pusat keramaian kota besar, jadi wajar saja kalau sekolah favoritnya, mungkin, tidak ada.

Setelah diterima, aku pun berpikir (layaknya pikiran paling sederhana setara anak sd atau smp)
“wah, aku mau jadi ranking 1 lagi ah disini”
“aku mau ikut lomba-lomba biar dapet piala banyak”
“aku pengen dapet medali”
“aku mau ikut banyak kegiatan”
“aku mau jadi anak yang aktif”

Bla. Bla. Bla.
Semangat, ya, Fia kecil.

Sebenarnya, tidak jauh menyimpang. “Di awal” perjalananku, aku langsung diberi nikmat yang aku tiak sangka itu merupakan nikmat yang luar biasa. Aku menduduki ranking 3 di kelas. Aku justru semakin optimis, kan, dengan angan-anganku yang lain.

Tapi, apa?
ya, kalian seharusnya tau apa yang terjadi selanjutnya.

Di SMA ini aku bisa merasakan bagaimana nikmatnya menangis seharian. Bagaimana nikmatnya menjadi pondasi angkatan. Bagaimana nikmatnya terinjak. Bagaimana nikmatnya begadang semalaman tetapi hasil tetap diluar harapan. Bagaimana lelahnhya memperjuangkan banyak hal, tetapi mimpi tak kunjung terwujud. Jatuh-bangun, jatuh lagi, jatuh terus.
.
.
.
.
Bersambung.

#MasaSMA #Motivasi #SNMPTN #Pengalaman #Viral #Seru #menantang #SMA #jogjakarta #sekolah #vibes #tutorial #cerita #ceritabersambung #contohteks #baca #literasi #indonesia #sman1yogyakarta #smateladan

=======================
🔻Follow me:
on instagram
on youtube

Comments

Popular posts from this blog

Masa Kuliah | Bagian Empat

Oiya, event yang aku ikuti tidak hanya DIS saja, tetapi juga ada beberapa event lain seperti DMF, Depa’s Infection, dan BKGN, yang alhamdulillah semuanya di-eksekusi pada topik 3 :)). Tidak hanya event saja yang memenuhi kepalaku di semester 1 ini. Aku juga dijejeli dengan berbagai kegiatan wajib kampus yang ‘katanya’, sih, merupakan rangkaian dari PPSMB fakultas (yang bahkan sampai saat ini jujur saja akumasih tidak menyukainya, haha). FGD atau forum group discussion namanya. Entah apa tujuannya yang jelas itu sangat membuang-buang waktu. Sedari awal aku jujur saja senang dan cenderung antusias ketika mendengar akan ada rangkaian PPSMB fakultas selanjutnya walaupun sedikit kesal kenapa harus dipadatkan di topik 3. padahal, di topik 1 dan 2 begitu banyaknya waktu luang sampai-sampai aku bingung harus melakukan apa. Akan tetapi, begitu kegiatan tesebut dimulai, aku masih tidak habis pikir, mengapa ditengah padatnya jadwal di fkg ini, masih saja ada pemikiran untuk membuat kegiatan ...

CONTOH TEKS DISKUSI SINGKAT

LARANGAN SISWA MEMBAWA SEPEDA MOTOR KE SEKOLAH             Sepeda motor sudah tidak asing lagi bagi semua masyarakat Indonesia. Bahkan, para remaja pun kini sudah terbiasa mengendarai sepeda motor. Jika ditelusuri lebih dalam sebenarnya banyak sekali dampak negatif penggunaan sepeda motor. Itulah sebabnya mengapa banyak sekolah yang mengeluarkan larangan bagi siswa.             Ada beberapa orang yang bertentangan pendapatnya dengan larangan tersebut. Mereka memiliki pendapat masing-masing. Antara lain, dengan siswa membawa sepeda motor ke sekolah, mereka tidak harus menunggu kendaraan umum untuk berangkat dan pulang. Dengan begitu, waktu yang mereka gunakan lebih singkat. Kemudian, siswa yang jarak tempuh antara rumah dan sekolahnya jauh lebih mudah menggunakan sepeda motor dibandingkan dengan harus menunggu kendaraan umum.       ...

BUPATI CUP

2 bulan lalu, tepatnya 28 maret 2015, adalah hari yang lumayan bersejarah. Kenapa?. Sekolahku, SMPN 1 Majenang, telah menemukan kembali tanggal lahirnya. Ya, tepat pada tanggal itu. Jadi, untuk memperingatinya, sekolah pun bikin suatu event yang cukup dapat membuat kenangan, karena emang itu event terbesar yang pernah dilakui sepanjang sejarah sekolahku ya. Grand Expo: Kreativitas Anak Bangsa tahun 2015. Dari judulnya aja udah keren kan-kayaknyasi-. Jadi, kenapa aku bilang itu hari yang bersejarah, ada beberapa alasan.  Pertama, disitu aku ditunjuk sebagai ketua panitia. Bukannya lagi sombong, jujur ngga enak banget. Pusing coeg. Bayangin aja, harus mimpin lebih dari 100 anak yang dapet tugas juga dari guru. Kami menamakan diri kami sebagai Panitia Expo. Jelas ya, namanya panitia pasti bakalan ikut berperan besar dalam jalannya kegiatan tersebut. Panitia ini sendiri ngga asal tunjuk. Mereka-mereka semua udah berpengalaman dalam bidang ini, organisasi. 100 anak itu ad...