Skip to main content

Masa SMA | Bagian Delapan


.
.
satu minggu hari masuk sekolah aku skip karena aku belum pulih betul dari sakitku. senin, barulah aku mengikuti pelajaran dengan efektif. hari itu, aku sudah menginjak kelas 12. ya. senior. sangat banyak memang pikiran di benakku. persiapan berbagai ujian yang tinggal hitungan detik. disaat suasana fisik yang masih dalam tahap pemulihan, suasana hati yang semakin rumit, suasana jiwa yang semakin tertekan, ditambah suasana lingkungan yang semakin mencekam karena, bayangkan saja, banyak sekali orang-orang yang tadinya berangkat sekolah hanya untuk bertemu temannya, masuk kelas hanya untuk numpang tidur, menampakkan diri depan guru hanya untuk formalitas bahwa 'saya berangkat', dan saat itu, aku tidak bisa lagi melihat kondisi yang membahagiakan lagi. semua orang memegang buku, membukanya, membacanya, bahkan melatih dirinya untuk mengerjakan soal soal di dalamnya. bagaimana perasaanmu jika kamu ada disana?

aku merasa aku semakin rendah dan rendah melihat semua situasi itu. ya, mungkin kalian ada yang berkata,
"kenapa kamu ga ikutan aja kaya mereka?"
"kenapa malah merendah, kan kamu bisa jadikan itu motivasi buat kamu"
"kamu tu harusnya lebih giat lagi buat belajar kalo melihat kondisi kaya gitu!"

plis. you have to be me. not as sinple as dat, bruh.
berat. kalian ga akan kuat, karena aku udah merasakan.

di tengah ke'terktekan'an ku, singkat cerita aku bersama dua orang temanku yang aku ceritain tadi, mengikuti babak penyisihan olimpiade kedokteran gigi atau kusingkat saja OGD. alhamdulillah di babak penyisihan pertama, kami mendapat kemudahan. babak oenyisihan itu dilakukan di tempat yang kami tentukan sendiri. yap, itu online. jadi, karena kami tinggal satu kos, ya kami kerjakan lah itu di satu kamar. btw, for you information, kamar kita hanya sebelahan aja. jadi, kalau kami butuh apa apa, tinggal menggulingkan badan aja udah sampe ke kamar kami masing masing, mau kumpul jadi satu, ya tinggal ngguling lagi jadi satu di kamar tempat kami ngumpul. waktu itu kami kumpul di kamar tika. karena memang kamar dia adalah kamar tengah tengah di antara kami bertiga. juga, tempatnya yang cukup luas. biasa kita pakai juga buat sholat jamaah. inshaa Allah lebih berkah.

kami selesai babak penyisihan sekitar beberapa jam sebelum dhuhur. dan pengumuman keluar sekitar jam 1. oke. kami panik. kami pun sholat dhuhur, lalu kami menantinya bersama. jam 1 berlalu jadi jam 2, dan pengumuman tak kunjung tiba. hingga saatnya datang, oke, kami yang pertama. alhamdulillah.

lanjut babak berikutnya, kali ini menuju ke gedung prof. soedomo, nama aula di fkg ugm. 25 agustus 2018. babak kedua dilaksanakan dengan mengerjakan soal tulis, terdiri dari beberapa soal, yang hasilnya akan menentukan apakah kita berhak lolos ke babak selanjutnya atau tidak.

oya, ada yang aku lewatkan. ini cerita yang tidak bisa aku lupakan sampai saat ini. pada tahun sebelumnya, tepatnya saat kami mengikuti lomba OGD di kelas 11 lalu, ada sala satu anggota tim kami, ya, amini, membuat kami hampir stress. bagaimana tidak. h-3 perlombaan berlangsung (waktu itu teknisnya tidak ada babak online, jadi langsung ke soal tulis di fkg ugm), dia bilang, dengan sangat mengejutkan, bahwa, kakaknya akan menikah pada tanggal yang sama dengan perlombaan kami itu. dan well, apa boleh buat. aku tidak tahu harus berkata dan berbuat apa saat itu. karena memang, itu adalah hak dia karena itu keluarganya. tetapi, dia juga punya kewajiban karena sejak awal sudah terdaftar dalam tim ini. lagi, aku semakin panik karena PERLOMBAAN HANYA TINGGAL DIHITUNG HARI! bagaimana persiapan dia? apakah dia benar benar fokus di lomba? apakah dia tidak terpecah fokusnya? apakah dia sanggup untuk membagi dirinya? bagaimana besok? kalau terjadi apa apa?

yap. begitu pentingnya perlombaan itu untukku. tidak ada yang tahu apakah aku masih diberi kesempatan atau tidak setelah mengikuti lomba itu, maafkan aku, min.
.
.
.
.
Bersambung.


#MasaSMA #Motivasi #SNMPTN #Pengalaman #Viral #Seru #menantang #SMA #jogjakarta #sekolah #vibes #tutorial #cerita #ceritabersambung #contohteks #baca #literasi #indonesia #sman1yogyakarta #smateladan

=======================
🔻Follow me:
on instagram
on youtube

Comments

Popular posts from this blog

Masa Kuliah | Bagian Empat

Oiya, event yang aku ikuti tidak hanya DIS saja, tetapi juga ada beberapa event lain seperti DMF, Depa’s Infection, dan BKGN, yang alhamdulillah semuanya di-eksekusi pada topik 3 :)). Tidak hanya event saja yang memenuhi kepalaku di semester 1 ini. Aku juga dijejeli dengan berbagai kegiatan wajib kampus yang ‘katanya’, sih, merupakan rangkaian dari PPSMB fakultas (yang bahkan sampai saat ini jujur saja akumasih tidak menyukainya, haha). FGD atau forum group discussion namanya. Entah apa tujuannya yang jelas itu sangat membuang-buang waktu. Sedari awal aku jujur saja senang dan cenderung antusias ketika mendengar akan ada rangkaian PPSMB fakultas selanjutnya walaupun sedikit kesal kenapa harus dipadatkan di topik 3. padahal, di topik 1 dan 2 begitu banyaknya waktu luang sampai-sampai aku bingung harus melakukan apa. Akan tetapi, begitu kegiatan tesebut dimulai, aku masih tidak habis pikir, mengapa ditengah padatnya jadwal di fkg ini, masih saja ada pemikiran untuk membuat kegiatan ...

CONTOH TEKS DISKUSI SINGKAT

LARANGAN SISWA MEMBAWA SEPEDA MOTOR KE SEKOLAH             Sepeda motor sudah tidak asing lagi bagi semua masyarakat Indonesia. Bahkan, para remaja pun kini sudah terbiasa mengendarai sepeda motor. Jika ditelusuri lebih dalam sebenarnya banyak sekali dampak negatif penggunaan sepeda motor. Itulah sebabnya mengapa banyak sekolah yang mengeluarkan larangan bagi siswa.             Ada beberapa orang yang bertentangan pendapatnya dengan larangan tersebut. Mereka memiliki pendapat masing-masing. Antara lain, dengan siswa membawa sepeda motor ke sekolah, mereka tidak harus menunggu kendaraan umum untuk berangkat dan pulang. Dengan begitu, waktu yang mereka gunakan lebih singkat. Kemudian, siswa yang jarak tempuh antara rumah dan sekolahnya jauh lebih mudah menggunakan sepeda motor dibandingkan dengan harus menunggu kendaraan umum.       ...

BUPATI CUP

2 bulan lalu, tepatnya 28 maret 2015, adalah hari yang lumayan bersejarah. Kenapa?. Sekolahku, SMPN 1 Majenang, telah menemukan kembali tanggal lahirnya. Ya, tepat pada tanggal itu. Jadi, untuk memperingatinya, sekolah pun bikin suatu event yang cukup dapat membuat kenangan, karena emang itu event terbesar yang pernah dilakui sepanjang sejarah sekolahku ya. Grand Expo: Kreativitas Anak Bangsa tahun 2015. Dari judulnya aja udah keren kan-kayaknyasi-. Jadi, kenapa aku bilang itu hari yang bersejarah, ada beberapa alasan.  Pertama, disitu aku ditunjuk sebagai ketua panitia. Bukannya lagi sombong, jujur ngga enak banget. Pusing coeg. Bayangin aja, harus mimpin lebih dari 100 anak yang dapet tugas juga dari guru. Kami menamakan diri kami sebagai Panitia Expo. Jelas ya, namanya panitia pasti bakalan ikut berperan besar dalam jalannya kegiatan tersebut. Panitia ini sendiri ngga asal tunjuk. Mereka-mereka semua udah berpengalaman dalam bidang ini, organisasi. 100 anak itu ad...