Skip to main content

CONTOH TEKS DISKUSI SINGKAT


Dampak Menonton Televisi Bagi Remaja




Di era globaliasi ini, tayangan televisi sudah tidak bisa dihindari lagi. Dengan menonton televisi, kita bisa memperoleh bermacam-macam informasi, termasuk didalamnya hiburan. Pertanyaannya adalah, adakah dampak negatif yang ditimbulkan dari menonton televisi?

Dampak positif dari menonton televisi adalah sebagai berikut. Pertama, televisi dapat memberika wawasan yang luas, contohnya ilmu pengetahuan, berita-berita dalam negeri maupun luar negeri. Dengan begitu, televisi juga dapat menjadi saran pembelajaran dan juga sarana hiburan. Contohnya, film kartun, acara musik, pencarian bakat, dan lain-lain. Ketiga, acara di televisi juga dapat membentuk remaja menjadi lebih kreatif dan pandai.


Sementara itu, dampak negatif dari menonton televisi adalah sebagi berikut. Pertama, walaupun dapat mejadi sarana pembelajaran, tetapi jika pelajar menonton televisi berlebihan dapat mengganggu waktu belajar. Kedua, sekarang banyak acara-acara televisi yang tidak baik untuk ditonton, dalam artian acara televisi tersebut kurang memberi contoh yang baik bagi remaja. Ketiga, terutama bagi pengguna tv tabung, televisi tersebut bisa mengganggu kesehatan mata, apalagi jika sering menonton dengan jarak yang dekat.


Dari beberapa pendapat tersebut, dapat disimpulkan bahwa televisi mempunyai dampak positif dan negatif. Hal tersebut bergantung pada penonton televisi.



Karya: Alifia Rizqy Ramadhania (Rizqy Al)






Comments

Popular posts from this blog

Hobi | Bagian Tiga

Setelah sekian lamanya aku gak nyentuh software-software design di komputer ataupun laptop karena ayahku yang udah punya bisnis lain dan aku   juga udah punya kegiatan yang lebih padat di sekolah, akhirnya saat aku SMA, aku memulai lagi untuk membuka mataku dan memulai lagi mengenal software-software tersebut. Jadi ceritanya waktu pertama kali aku masuk SMA, pertama kali nya aku diberi sebuah amanah yang menurutku cukup besar untuk seorang yang belum pernah menerima amanah apapun di SMA yang cukup jauh dari rumahnya itu. Aku mendapat amanah menjadi seorang wakil kepala department media rohis sma ku, poh al uswah. Awalnya memang aku bersikap biasa saja mengenai hal tersebut. Akan tetapi, ternyata hal itulah yang justru membuat perjalananku sedikit berubah dan membuatku menemukan hal-hal baru baik dalam diriku maupun hidupku. Aku pernah sih bahas tentang amanahku itu di tulisanku yang episode “masa kuliah”, cuma akulupa part berapanya. Yang jelas, amanah jadi wakadept itu yang ...

Hobi | Bagian Dua

Mungkin semenjak saat itu, diumurku yang masih sangat muda, sudah sangat banyak ya foto-foto ataupun gambar-gambar random yang sudah berhasil aku edit seadanya. Dari mulai fotoku sendiri, fotoku bersama sudara-saudaraku, dan foto-foto lainnya. Aku juga mendapat komentar yang cukup positif dari saudara-saudaraku. Yang jelas, aku tidak pernah berhenti untuk mempelajari halhal yang berkaitan dengan software, terutama software editing di komputer. Aku senang sekali saat melihat ayahku mengotak-atik kemampuannya membedah hardware dan software . Aku bersyukur sekali bisa memiliki ayah sehebat dia. Tidak selesai sampai disitu. Ada sebuah keanehan dalam diriku. Walaupun semenjak kejadian itu aku sering sekali dimintai tolong oleh ayahku untuk membantu pekerjaannya, yaitu untuk mengedit foto, ada satu hal yang paling tidak bisa aku lakukan dan aku malah cenderung membencinya jika aku disuruh melakukannya. Menggambar. Ya, aneh kan ya? Pernah waktu aku TK dulu, aku sampai menangis saa...

Masa Kuliah | Bagian Empat

Oiya, event yang aku ikuti tidak hanya DIS saja, tetapi juga ada beberapa event lain seperti DMF, Depa’s Infection, dan BKGN, yang alhamdulillah semuanya di-eksekusi pada topik 3 :)). Tidak hanya event saja yang memenuhi kepalaku di semester 1 ini. Aku juga dijejeli dengan berbagai kegiatan wajib kampus yang ‘katanya’, sih, merupakan rangkaian dari PPSMB fakultas (yang bahkan sampai saat ini jujur saja akumasih tidak menyukainya, haha). FGD atau forum group discussion namanya. Entah apa tujuannya yang jelas itu sangat membuang-buang waktu. Sedari awal aku jujur saja senang dan cenderung antusias ketika mendengar akan ada rangkaian PPSMB fakultas selanjutnya walaupun sedikit kesal kenapa harus dipadatkan di topik 3. padahal, di topik 1 dan 2 begitu banyaknya waktu luang sampai-sampai aku bingung harus melakukan apa. Akan tetapi, begitu kegiatan tesebut dimulai, aku masih tidak habis pikir, mengapa ditengah padatnya jadwal di fkg ini, masih saja ada pemikiran untuk membuat kegiatan ...