Skip to main content

Hobi | Bagian Tiga


Setelah sekian lamanya aku gak nyentuh software-software design di komputer ataupun laptop karena ayahku yang udah punya bisnis lain dan aku  juga udah punya kegiatan yang lebih padat di sekolah, akhirnya saat aku SMA, aku memulai lagi untuk membuka mataku dan memulai lagi mengenal software-software tersebut. Jadi ceritanya waktu pertama kali aku masuk SMA, pertama kali nya aku diberi sebuah amanah yang menurutku cukup besar untuk seorang yang belum pernah menerima amanah apapun di SMA yang cukup jauh dari rumahnya itu. Aku mendapat amanah menjadi seorang wakil kepala department media rohis sma ku, poh al uswah. Awalnya memang aku bersikap biasa saja mengenai hal tersebut. Akan tetapi, ternyata hal itulah yang justru membuat perjalananku sedikit berubah dan membuatku menemukan hal-hal baru baik dalam diriku maupun hidupku.

Aku pernah sih bahas tentang amanahku itu di tulisanku yang episode “masa kuliah”, cuma akulupa part berapanya. Yang jelas, amanah jadi wakadept itu yang bikin aku jadi percaya diri seiring dengan dipercaya dalam bidang bidang yang sama juga, design. Awalnya jujur aja aku bingung karena aku gak punya perangkat design yang memadai. Dulu belum terkenal namanya canva hehe. Akunya aja sih yang mungkin gak gaul. Aku pun hanya bermodal laptop yang aku pakai sejak SMP dan satu-satunya software yang aku bisa yaitu adobe photoshop. Aku coba bikin design satu persatu. Dan jujur aja aku gak PD banget dengan karyaku. Aku inget banget waktu itu design pertamaku warnanya ijo yang enggak banget dan tulisannya kalo gak salah warna hijau tua yang so iuh perpaduannya wkwk. Akhirnya aku pun memutuskan untuk mengambil job di bagian divisi tulisan saja untuk membuat artikel artikel keagamaan selama jadi wakadept. Suatu ketika, dihari kelahiranku, ayahku ngasih aku sebuah laptop baru yang spec-nya buat aku saat itu udah lebih dari cukup. Bisa banget buat ngedit ngedit design, gak lemot lagi buat edit video, dll. Akupun memulai semuanya dari awal. Aku coba kenalan dengan software yang udah gak asing lagi dimata para designer, corel draw. Saat itu yang aku pakai kalau gak salah masih yang versi 4.0. bajakann sih, hehe. Dapet laptop juga udah alhamduillah:”). Aku juga coba-coba buat ngedit pake illustrator. Lalu akupun menerjunkan diri ke bidang videography.

Aku menikmati semua perjalananku dengan nyaman dalam bidang tersebut. Saking nyamannya, sampai-sampai aku juga tetap membuka laptopku dikala pelajaran sedang berlangsung, pelajaran matematika sekalipunK. Yah, begitulah fanatiknya aku dengan laptop dan segala isinya ini. Ditambah lagi disaat aku sedang jenuh-jenuhnya dengan pelajaran, pasti laptop inilah yang menjadi bahan pelarianku, hehe.

Oiya, tidak berhenti samapai disitu. Tanpa disangka-sangka juga, di SMA aku lumayan mendapat apresiasi dalam bidang yang cukup menguras waktuku ini, yaitu juara 2 dalam lomba design poster di FKG dan juara 3 dalam lomba video singkat di universitas udayana. Yah, itu hal yang sangat membekas buat aku, yang hingga saat aku menulis ini bahkan, aku belum mengerti bagaimana caranya aku untuk kembali berkarya lagi. Semoga aku cepat-cepat mendapat hidayah untuk bertaubat, aamiin:”””)
====================


🔻Follow me:

Comments

Popular posts from this blog

Hobi | Bagian Dua

Mungkin semenjak saat itu, diumurku yang masih sangat muda, sudah sangat banyak ya foto-foto ataupun gambar-gambar random yang sudah berhasil aku edit seadanya. Dari mulai fotoku sendiri, fotoku bersama sudara-saudaraku, dan foto-foto lainnya. Aku juga mendapat komentar yang cukup positif dari saudara-saudaraku. Yang jelas, aku tidak pernah berhenti untuk mempelajari halhal yang berkaitan dengan software, terutama software editing di komputer. Aku senang sekali saat melihat ayahku mengotak-atik kemampuannya membedah hardware dan software . Aku bersyukur sekali bisa memiliki ayah sehebat dia. Tidak selesai sampai disitu. Ada sebuah keanehan dalam diriku. Walaupun semenjak kejadian itu aku sering sekali dimintai tolong oleh ayahku untuk membantu pekerjaannya, yaitu untuk mengedit foto, ada satu hal yang paling tidak bisa aku lakukan dan aku malah cenderung membencinya jika aku disuruh melakukannya. Menggambar. Ya, aneh kan ya? Pernah waktu aku TK dulu, aku sampai menangis saa...

Hobi | Bagian Satu

Hobi. Tiba tiba terlintas di kepalaku tentang kata yang—kelihatannya--sederhana itu. sebenernya hobi itu apa, sih? dari dulu, aku cuma tau kalo hobi itu cuma sebatas suatu apapun, baik itu kegiatan, barang, makanan, or anything yang kita sukai, yang kita susah untuk bosen kalo kita udah terjun di dalamnya, yang kita nyaman dan enjoy banget sama hal-hal tesebut. Apakah itu bener? Seiring berjalannya waktu, aku bukannya semakin yakin dengan hal-hal yang aku anggap sebagai “hobi” ku, melainkan malah semakin bingung dengan pertanyaan apakah sebenernya aku punya hobi atau enggak? Ya balik lagi ke pertanyaan awal yang karena emang aku malah jadi bingung hobi itu sebenernya apa. So, aku pengen cerita tentang hal yang berkaitan dengan hobiku, yang tidak lain dan tidak bukan, harapannya semoga saja aku jadi ngerti setelah aku menjabarkan semua cerita ini. Kalo aku sering dikasih komentar dari orang lain, ya, mereka bilang aku ini suka sama hal-hal yang berbau teknologi, ya baik ...