Skip to main content

Masa SMA | Bagian Sepuluh

.
.
.
Aku, mungkin dengan beberapa teman-temanku juga, kami sibuk mempersiapkan utbk atau sbmptn, ujian untuk seleksi masuk perguruan tinggi negeri. itu lebih penting sih menurut kami, haha. walaupun, ya, kalian pasti tau. jelas ada lah, banyak, teman-temanku yang lain, yang "mampu" untuk fokus mempersiapkan semua ujian, baik ujian yang diselenggarakn oleh sekolah, maupun utbk. padahal apa? mereka diterima melalui jalur snmptn. udah, gausah pada teriak-teriak. itu jalan mereka.

Dalam perjalanan menuju ke penghujung petualanganku di SMA, ad banyak sekali lika liku dan naik turun yang aku hadapi dari diriku sendiri. setiap hari aku selalu membuka buku. bangun tidur, setelah sholat subuh, di sekolah, saat jamkos, saat pulang sekolah (karena sudah tidak ada kegiatan lain), ikut les setiap hari, sore sampai malam, begadang untuk belajar, hingga aku bangun dan kembali belajar lagi. yak, itu terus berputar. tetapi, tidak semulus tulisan ini. seiring berjalannya waktu, jelas, aku, yang hanya manusia normal, sering sekali merasa hampa, merasa sangat sangat lelah. dan disaat-saat itu lah aku justru melampiaskan diriku dengan berdoa. berdoa, mendekat pada Allah subhanahu wa ta'ala. hanya itu satu-satunya caraku untuk mengembalikan energi positifku. meski tetap saja berkali-kali aku harus jatuh lagi. aku, hanya percaya pada Allah subhanahu wa ta'ala.

Hingga, pada suatu saat. pengumuman 'kuota' snmptn tiba. baru kuota ya. yaitu orang-orang yang berhak mendaftar melalui jalur snmptn. itu saja, aku sudah merasa sagat bersyukur. ditambah lagi, banyak banget aku dipertemukan dengan teman-temanku yang bahkan mau daftar aja gak bisa.

If you know, disaat ini justru lebih membingungkan lagi. suatu hari aku pernah mendengar curhatan dari salah satu temanku, penerima snmptn, dia kebingugnan, bahkan sampai nangis. tahu, apa yang dia bingungkan? dia bingung mau diisi apa pilihan snmptn nya. oke, mungkin menurut pandangan orang-orang penerima snmptn, itu adalah sebuah hal yang 'wajar'. tapi, yang membuatku miris adalah, dia menangiskan hal itu di depan orang-orang yang bahkan tetap tersenyum 'wajahnya' padahal mereka membuka akun snmptn saja tidak bisa:") kita tahu bersama, betapa teririsnya hati mereka disaat melihat kejadian itu. aku ingin ikut menangis, tapi aku bingung. yang aku bingungkan adalah aku harus menangis bersama siapa? siapa yang lebih berhak aku bantu terlebih dahulu?

Parahnya lagi, disaat seperti itu, aku juga ikut memperparah situasi. masyaa Allah, fia. iya, akku semakin sensitif jika mendengar para penerima snmptn yang satu jurusan dengan aku. yang mengambil daftar jurusan nya sama dengan aku. ya, otomatis, kan, mereka jadi rival ku:"

Itulah, manusia. terutama, aku.
maafkan aku, teman-teman. maafkan aku, ya Allah.
.
.
.
Bersambung

#MasaSMA #Motivasi #SNMPTN #Pengalaman #Viral #Seru #menantang #SMA #jogjakarta #sekolah #vibes #tutorial #cerita #ceritabersambung #contohteks #baca #literasi #indonesia #sman1yogyakarta #smateladan

=======================
🔻Follow me:
on instagram
on youtube

Comments

Popular posts from this blog

Hobi | Bagian Tiga

Setelah sekian lamanya aku gak nyentuh software-software design di komputer ataupun laptop karena ayahku yang udah punya bisnis lain dan aku   juga udah punya kegiatan yang lebih padat di sekolah, akhirnya saat aku SMA, aku memulai lagi untuk membuka mataku dan memulai lagi mengenal software-software tersebut. Jadi ceritanya waktu pertama kali aku masuk SMA, pertama kali nya aku diberi sebuah amanah yang menurutku cukup besar untuk seorang yang belum pernah menerima amanah apapun di SMA yang cukup jauh dari rumahnya itu. Aku mendapat amanah menjadi seorang wakil kepala department media rohis sma ku, poh al uswah. Awalnya memang aku bersikap biasa saja mengenai hal tersebut. Akan tetapi, ternyata hal itulah yang justru membuat perjalananku sedikit berubah dan membuatku menemukan hal-hal baru baik dalam diriku maupun hidupku. Aku pernah sih bahas tentang amanahku itu di tulisanku yang episode “masa kuliah”, cuma akulupa part berapanya. Yang jelas, amanah jadi wakadept itu yang ...

Hobi | Bagian Dua

Mungkin semenjak saat itu, diumurku yang masih sangat muda, sudah sangat banyak ya foto-foto ataupun gambar-gambar random yang sudah berhasil aku edit seadanya. Dari mulai fotoku sendiri, fotoku bersama sudara-saudaraku, dan foto-foto lainnya. Aku juga mendapat komentar yang cukup positif dari saudara-saudaraku. Yang jelas, aku tidak pernah berhenti untuk mempelajari halhal yang berkaitan dengan software, terutama software editing di komputer. Aku senang sekali saat melihat ayahku mengotak-atik kemampuannya membedah hardware dan software . Aku bersyukur sekali bisa memiliki ayah sehebat dia. Tidak selesai sampai disitu. Ada sebuah keanehan dalam diriku. Walaupun semenjak kejadian itu aku sering sekali dimintai tolong oleh ayahku untuk membantu pekerjaannya, yaitu untuk mengedit foto, ada satu hal yang paling tidak bisa aku lakukan dan aku malah cenderung membencinya jika aku disuruh melakukannya. Menggambar. Ya, aneh kan ya? Pernah waktu aku TK dulu, aku sampai menangis saa...

Masa Kuliah | Bagian Empat

Oiya, event yang aku ikuti tidak hanya DIS saja, tetapi juga ada beberapa event lain seperti DMF, Depa’s Infection, dan BKGN, yang alhamdulillah semuanya di-eksekusi pada topik 3 :)). Tidak hanya event saja yang memenuhi kepalaku di semester 1 ini. Aku juga dijejeli dengan berbagai kegiatan wajib kampus yang ‘katanya’, sih, merupakan rangkaian dari PPSMB fakultas (yang bahkan sampai saat ini jujur saja akumasih tidak menyukainya, haha). FGD atau forum group discussion namanya. Entah apa tujuannya yang jelas itu sangat membuang-buang waktu. Sedari awal aku jujur saja senang dan cenderung antusias ketika mendengar akan ada rangkaian PPSMB fakultas selanjutnya walaupun sedikit kesal kenapa harus dipadatkan di topik 3. padahal, di topik 1 dan 2 begitu banyaknya waktu luang sampai-sampai aku bingung harus melakukan apa. Akan tetapi, begitu kegiatan tesebut dimulai, aku masih tidak habis pikir, mengapa ditengah padatnya jadwal di fkg ini, masih saja ada pemikiran untuk membuat kegiatan ...