Skip to main content

Masa SMA | Bagian Tujuh


.
.
Hmm, liburan tiba. aku pulang. aku mendapat waktu sekitar4 minggu. alhamdulillah. ada beberapa hal yang aku targetkan selama liburan kala itu.

ya, jelas, piala. jadwal selanjutnya adalah ikut olimpiade kedokteran gigi dasar di fkg ugm untuk yang ke-2 kalinya. kali pertam aku ikut itu yaitu waktu aku kelas 11. kenapa kelas 10 gaikut? ga punya temen. jujur aja kalo itu. aku tau kok info lomba nya waktu itu. cuma aku gatau harus ngajak siapa.

kelas 11 aku memberanikan diri untuk mengajak 2 temanku, yaitu amini dan tika. amini itu panggilan yang aku biasa sebut buatt nisa. alhamduliallah kita sekelas dan sekos, memudahkan untuk koordinasi.

kembali ke liburan. minggu pertama, kedua, aman. memasuki minggu ketiga. dan. aku dikejutkan oleh nikmat Allah subhanahu wa ta'ala yang lain. aku masuk rumah sakit. di operasi. ya, perutku diiris. bahkan, dibuka, dan diambil salah satu isi di dalamnya. kista.

jujur, itu adalah penyakit yang sangat tidak pernah aku duga sejak dahulu. beberapa hari sebelum itu bahkan aku merasa sehat-sehat saja. tidak ada tanda-tanda penyakit apapun. aku memang sudah mendapat peringatan kecil sekitar 1 minggu sebelum aku masuk ruang operasi. kakiku keseleo. waktu itu aku sedang nonton film di bioskop bersama teman-temanku. aku nonton di puwokerto, jaraknya dari rumahku sekitar 64km. perjalanan bisa kutempuh sekitar 2-3 jam naik mobil. kami pulang sangat malam kira-kira pukul 10 atau 11 malam aku baru masuk kamar.

di kondisi kaki ku yang seperti itu, keesokan hari nya aku masih ngotot untuk main, bahkan aku pergi ke jogja hanya untuk main bersama temanku, nisa. ya, lagi-lagi dia. di kondisi kakiku yang seperti itu pula aku bermain bersama dia ke hutan, tepatnya hutan pinus di imogiri. keras kepalanya kamu, Fia muda. tidak berhenti sampai disana. pulangnya dari hutan, kami makan siang di sebuah restoran cepat saji, raja burger, di ambarukmo plaza. aku tidak merasakan hal yang aneh saat itu.

barulah saat aku pulang, seingatku saat itu adalah hari rabu. hari itu, ayah ibukku mengadakan semacam pengajian untuk teman-teman kantornya. sejak malam sebelum hari itu tiba, aku memang sudah merasakan tidak enak dari perutku. aku kira, itu karena aku salah makan, mungkin abis makan terlalu pedas, dan lain sebagainya. aku juga sudah minum obat, diare. sayang, paginya perutku masih tetap sakit. bahkan, sampai tamu tamu berdatangan di siang harinya. hingga malam lagi aku masih tetap bertahan dengan obat diare. hingga pada pagi hari berikutnya, ibukku curiga karena bagian perutku yang sakit bukanlah tanda orang diare selayaknya. jadi, aku pun diperiksakan ke sebuah klinik, tepatnya kepada dokter spesialis penyakit dalam. yak, dan akupun harus menemui kenyataannya.

operasi dilaksanakan pada hari jumat siang, setelah ayahku jumatan. kata orang tuaku, operasi yang aku jalani cukup singkat, hanya sekitar 15 menit. dan jaitan yang ada di tubuhku juga tidak terlalu besar untuk kista yang berukuran 10cm, aku dijahit kurang lebih 6 atau 5 jahitan, aku lupa:3.

aku belajar banyak dari pengalamanku ini. aku menyadari, Allah subhanahu wa ta'ala sedang memberiku peringatan. bahkan Dia sudah bertubi-tubi memperingatiku sebelumnya. tapi apa? aku hanya terus melawn dan melawan. lalai untuk tidak sholat di awal waktu, main sana sini merepoti ortu, kepala kian membatu, dan dosa dosa lainnya yang aku perbuat. aku benar benar menyesal.

Sebagaimana firman Allah ta’ala,
Dan apa saja musibah yang menimpamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).”
(QS. asy-Syuura: 30)

Baca selengkapnya: https://muslim.or.id/547-rahasia-sakit.html

jadi, teman-teman, aku ingin mengajak kalian untuk jangan sekali-kali menyepelekan dosa atau maksiat yang kalian perbuat. bahkan menunda sholat sekalipun, jika kalian mengatakan hal tersebut adalah sebuah "hanya", coba, pertanyakan pada diri kalian, renungkan, berhenti sejenak untuk mendekatkan diri kepada-Nya. sudah seberapa jauhkah kalian dengan-Nya?
.
.
.
.
Bersambung.


#MasaSMA #Motivasi #SNMPTN #Pengalaman #Viral #Seru #menantang #SMA #jogjakarta #sekolah #vibes #tutorial #cerita #ceritabersambung #contohteks #baca #literasi #indonesia #sman1yogyakarta #smateladan

=======================
🔻Follow me:
on instagram
on youtube

Comments

Popular posts from this blog

Masa Kuliah | Bagian Empat

Oiya, event yang aku ikuti tidak hanya DIS saja, tetapi juga ada beberapa event lain seperti DMF, Depa’s Infection, dan BKGN, yang alhamdulillah semuanya di-eksekusi pada topik 3 :)). Tidak hanya event saja yang memenuhi kepalaku di semester 1 ini. Aku juga dijejeli dengan berbagai kegiatan wajib kampus yang ‘katanya’, sih, merupakan rangkaian dari PPSMB fakultas (yang bahkan sampai saat ini jujur saja akumasih tidak menyukainya, haha). FGD atau forum group discussion namanya. Entah apa tujuannya yang jelas itu sangat membuang-buang waktu. Sedari awal aku jujur saja senang dan cenderung antusias ketika mendengar akan ada rangkaian PPSMB fakultas selanjutnya walaupun sedikit kesal kenapa harus dipadatkan di topik 3. padahal, di topik 1 dan 2 begitu banyaknya waktu luang sampai-sampai aku bingung harus melakukan apa. Akan tetapi, begitu kegiatan tesebut dimulai, aku masih tidak habis pikir, mengapa ditengah padatnya jadwal di fkg ini, masih saja ada pemikiran untuk membuat kegiatan ...

Hobi | Bagian Tiga

Setelah sekian lamanya aku gak nyentuh software-software design di komputer ataupun laptop karena ayahku yang udah punya bisnis lain dan aku   juga udah punya kegiatan yang lebih padat di sekolah, akhirnya saat aku SMA, aku memulai lagi untuk membuka mataku dan memulai lagi mengenal software-software tersebut. Jadi ceritanya waktu pertama kali aku masuk SMA, pertama kali nya aku diberi sebuah amanah yang menurutku cukup besar untuk seorang yang belum pernah menerima amanah apapun di SMA yang cukup jauh dari rumahnya itu. Aku mendapat amanah menjadi seorang wakil kepala department media rohis sma ku, poh al uswah. Awalnya memang aku bersikap biasa saja mengenai hal tersebut. Akan tetapi, ternyata hal itulah yang justru membuat perjalananku sedikit berubah dan membuatku menemukan hal-hal baru baik dalam diriku maupun hidupku. Aku pernah sih bahas tentang amanahku itu di tulisanku yang episode “masa kuliah”, cuma akulupa part berapanya. Yang jelas, amanah jadi wakadept itu yang ...

Hobi | Bagian Dua

Mungkin semenjak saat itu, diumurku yang masih sangat muda, sudah sangat banyak ya foto-foto ataupun gambar-gambar random yang sudah berhasil aku edit seadanya. Dari mulai fotoku sendiri, fotoku bersama sudara-saudaraku, dan foto-foto lainnya. Aku juga mendapat komentar yang cukup positif dari saudara-saudaraku. Yang jelas, aku tidak pernah berhenti untuk mempelajari halhal yang berkaitan dengan software, terutama software editing di komputer. Aku senang sekali saat melihat ayahku mengotak-atik kemampuannya membedah hardware dan software . Aku bersyukur sekali bisa memiliki ayah sehebat dia. Tidak selesai sampai disitu. Ada sebuah keanehan dalam diriku. Walaupun semenjak kejadian itu aku sering sekali dimintai tolong oleh ayahku untuk membantu pekerjaannya, yaitu untuk mengedit foto, ada satu hal yang paling tidak bisa aku lakukan dan aku malah cenderung membencinya jika aku disuruh melakukannya. Menggambar. Ya, aneh kan ya? Pernah waktu aku TK dulu, aku sampai menangis saa...